Sekarang-sekarang ini kau sering murung.
Ada apa gerangan wahai amarahku?
Kau tertahan dalam mengatakan sesuatu hal.
Apakah kau sedang mengimbangi ku atau menahannya karna janji itu?
Ingin sekali ku menaruh telapak tangan ini di pipimu dan berkata "tidak apa-apa, keluarkan saja amarah itu."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar