For this , not easy forget.
Sabtu, 02 Juli 2016
Selasa, 07 Juni 2016
Sabtu, 04 Juni 2016
Minggu, 15 Mei 2016
Jumat, 13 Mei 2016
Senin, 09 Mei 2016
Kamis, 28 April 2016
Selasa, 02 Februari 2016
REAL
SEMALAM
Hanya bisa mendengar suaramu, itu adalah suatu belenggu bagiku.
Namun tidakkah kau menyadari kecurigaanmu seperti itu membuatku harus bertahan di dalam kobaran api yang sangat panas!
Aku membutuhkan mu.
Jadi ku mohon berhentilah bersikap seperti itu.
Sabtu, 30 Januari 2016
REAL
TMII
Sekarang-sekarang ini kau sering murung.
Ada apa gerangan wahai amarahku?
Kau tertahan dalam mengatakan sesuatu hal.
Apakah kau sedang mengimbangi ku atau menahannya karna janji itu?
Ingin sekali ku menaruh telapak tangan ini di pipimu dan berkata "tidak apa-apa, keluarkan saja amarah itu."
Kamis, 28 Januari 2016
REAL
YAMIN
Mungkin aku terlalu berlebihan.
Hh.. Jujur semburat keletihan terpampang jelas di wajahmu.
Sebenarnya apa yang kau sembunyikan?
Kau membuatku menerka-nerka.
Disaat kau meringis, ingin rasanya ku genggam tanganmu dan berkata.
"Aku mulai mencintaimu, maka kuatkanlah dirimu."
Sabtu, 23 Januari 2016
Jumat, 15 Januari 2016
REAL
HIJRAH
Membuatku membakar semua angan-angan semu.
Merobek semua cerita masa gelapku.
Membuatku sujud terpaku.
Cinta.
Hh.. Sudah lama sekali aku tidak menyebutnya.
Tidak,
Aku tidak percaya cinta dengan lawan jenis.
Lebih tepatnya aku hanya yakin cinta untuk-Nya saja.
Selebihnya untuk yang lain, yaa hanya serpihan-serpihannya saja yang terbagi.
Namun Ia mendapatkan bagian terbesar, yang lainnya tidak pantas mendapatkannya.
Terima kasih sudah membuatku tidak mencintai mu.
Karena itu hanya akan membuatku lemah.
Yang suatu saat nanti pasti akan membuatku menitikan air mata yang tidak berguna.
Bahkan tidak pantas!
Dia lah yang lebih pantas mendapatkan nya.
Dalam sujud serta lolongan teriakan hatiku.
Allah ku, Tuhan ku.
Terima kasih akan segalanya.
Senin, 11 Januari 2016
REAL
SEAFOOD TIME
Berayun-ayun menghabiskan waktu.
Dalam malam, dalam kebisingan.
Mengisi perut yang kelaparan.
Terlihat tawa itu.
Jauh dari kepenatan, dari rasa lelah.
Ya aku senang, tentu.
Walau yang terlihat hanya senyum tipis dari bibirku.
Tapi tahukah kau,
Ditiap langkahku, waktuku, fikiranku
Seperti perlahan masuk kedalam lilitan angin topan!
Takut! Sangat!
Sama sekali tak bisa terbayangkan, bila saat itu tiba.
Takkan sanggup ku melihat air itu jatuh dari matamu.
Langganan:
Komentar (Atom)


